KEJADIAN 6:3; MAZMUR 91:16; JANJI UMUR PANJANG DARI TUHAN (Pdt Ivan Tanudjaja)
Bacaan :
Kejadian 6:3
Berfirmanlah TUHAN: "Roh-Ku tidak akan selama-lamanya
tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan
seratus dua puluh tahun saja."
Pada saat itu, konteksnya Tuhan sedang menghukum manusia
dengan hidup hanya 120 tahun "saja". Itu bukan merupakan kalimat
berkat dari Tuhan. Meskipun mengandung hukuman, Tuhan tetap menunjukkan
kebaikanNya kepada manusia. Manusia dapat hidup hingga 120 tahun.
Tapi kenapa manusia meninggal sebelum waktunya?
Mazmur 90:10-11
10 Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat,
delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab
berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.
11 Siapakah yang mengenal kekuatan murka-Mu dan takut
kepada gemas-Mu?
Mazmur 90 merupakan ekspresi Musa dan bangsa Israel di padang
gurun dalam penghukuman Allah karena pada zaman Musa, belum ada Yesus Kristus
sebagai Penebus dosa. Bangsa Israel hidup di bawah hukum Taurat. Allah
berperkara terhadap dosa mereka tanpa ada darah yang tercurah. Itu sebabnya
bangsa Israel tidak sanggup menerima murka Allah setiap kali berdosa. Itu
sebabnya Musa mengungkapkan masa hidup mereka cukup hingga 70-80 tahun saja.
Kemudian di Yesaya 53 berbicara tentang Tuhan Yesus yang mati
di kayu salib. Allah menghukum segala dosa manusia di tubuh AnakNya. Darah Anak
Domba Allah tercurah dari atas kayu salib untuk menebus dosa manusia.
Yesaya 54 berbicara tentang buah dari karya Tuhan Yesus yang
sempurna.
Yesaya 54:9-10
9 Keadaan ini bagi-Ku seperti pada zaman Nuh: seperti Aku
telah bersumpah kepadanya bahwa air bah tidak akan meliputi bumi lagi,
demikianlah Aku telah bersumpah bahwa Aku tidak akan murka terhadap engkau dan
tidak akan menghardik engkau lagi.
10 Sebab biarpun gunung-gunung beranjak, dan bukit-bukit
bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian
damai-ku tidak akan bergoyang, firman Tuhan, yang mengasihani engkau.
Setelah menghukum semua dosa manusia di tubuh AnakNya, Allah bersumpah bahwa Dia tidak murka lagi terhadap kita, Dia tidak akan menghardik kita lagi. Allah bersumpah meskipun Ia tidak perlu melakukannya karena Ia tidak pernah berdusta. Tapi Allah bersumpah untuk memberikan jaminan ganda kepada manusia. Itu sebabnya tidak ada lagi penghukuman bagi orang percaya yang ada di dalam Kristus Yesus.
Bahkan di Mazmur 91:16 ditegaskan kembali
Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan
Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku.
Di Mazmur 91, Allah memberikan umur panjang kepada manusia. Tidak disebutkan kriteria berapa angka pasti umur yang panjang, tapi tergantung pada kepuasan manusia masing-masing. Allah menghormati keputusan manusia.
Mazmur 91 adalah milik kita, orang percaya yang telah ditebus
Tuhan Yesus. Sedangkan Mazmur 90 bukan milik kita. Kita tidak lagi hidup di
bawah Hukum Taurat.
Kenapa Masih Ada yang Percaya Tuhan Masih Murka Kepada Manusia?
Amsal 19:12
Kemarahan raja adalah seperti raung singa muda, tetapi
kebaikkannya seperti embun yang turun ke atas rumput.
Di Amsal 19, Raja menggambarkan Allah. KemarahanNya seperti
raung singa muda
Bandingkan dengan 1 Petrus 5:8
Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan
keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat
ditelannya.
Allah tidak murka kepada manusia setelah Yesus mati di kayu salib. Tetapi Iblis berusaha menipu manusia. Iblis berusaha menyerupai Allah yang sedang marah, seperti raung singa muda.
Tuhan tidak pernah kompromi dengan dosa, Ia tidak menganggap remeh dosa. Itu sebabnya Tuhan telah menghukum dosa manusia di atas kayu salib kepada AnakNya sendiri. Bersyukurlah kepada Tuhan sebab dosa kita sudah diingat dan ditebus satu kali untuk selamanya.
Jika kita berbuat dosa, mari renungkan kembali bahwa dosa kita mengakibatkan Yesus dihukum dan mati. Apakah kita masih mau melanjutkan dosa kita setelah tahu harga dari dosa kita adalah kematian AnakNya?
Kalau kita percaya bahwa Allah sangat mengasihi kita, Allah tidak murka lagi sama kita, tidak ada penghukuman buat kita orang percaya, maka ini semua akan menuntun kita kepada pertobatan dan kekudusan yang sesungguhnya, maka umur kita panjang dan berbahagia di bumi.
God bless!!
Comments
Post a Comment