AMSAL 3:3; YOSUA 24:14 SETIA DAN TULUS (Pdt. Theddi Lusli)
Bacaan:
Amsal 3:3
Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu,
Yosua 24:14
Oleh sebab itu, takutlah akan TUHAN dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan setia. Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek moyangmu telah beribadah di seberang sungai Efrat dan di Mesir, dan beribadahlah kepada TUHAN.
Sebagai orang percaya tentunya kita harus selalu datang kepada Tuhan, menyembah Dia karena Dia yang layak terima pujian kita.
Kita datang kepadaNya dengan tulus ikhlas sebab Dia Allah yang telah berkorban. Jangan datang kepadaNya hanya di saat kita memerlukan bantuan atau permohonan.
Saat kita dalam kesusahan, kita akan datang kepada Tuhan untuk meminta pertolongan.
Namun kesetiaan kita diuji saat kita sudah diberkati dalam kelimpahan. Apakah kita masih mengingat kasihNya yang besar dan tidak terlena dengan kelimpahan yang ada.
Belajar Setia
Kita belajar kesetiaan dari Tuhan Yesus sendiri. Ia telah setia
menanggung kesulitan yang luar biasa di atas kayu salib untuk
menyediakan tempat bagi kita, keluarga kita untuk hidup kekal dalam
Kerajaan Surga.
Belajar untuk setia mulai dari kehidupan keluarga. Suami dan istri saling setia dan tulus dalam membangun keluarga
1 Petrus 3:7 (untuk suami)
Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.
1 Petrus 3:4 (untuk isteri)
tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.
Kita juga harus setia dan tulus dalam segala hal yang kita kerjakan. Minta tuntunan Tuhan di setiap langkah dan percaya bahwa kita akan sukses. Jika kita meminta Tuhan untuk diangkat naik, maka minta juga kepada Tuhan membentuk karakter kita agar tetap setia dan rendah hati saat sudah diberkati naik.
Titus 2:10
Jangan curang, tetapi hendaklah selalu tulus dan setia, supaya dengan demikian mereka dalam segala hal memuliakan ajaran Allah, Juruselamat kita.
Kita juga diajarkan perumpamaan mengenai talenta.
Matius 25:29
Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.
Belajar setia juga dalam hal perpuluhan. Surga tidak akan kekurangan jika tidak ada perpuluhan. Namun, jika kita memberi perpuluhan untuk Tuhan membuktikan hati kita tidak dikuasai oleh harta dunia.
Jadilah pribadi yang setia di tengah kelimpahan dalam Tuhan karena Ia adalah Allah yang setia.
God bless!!
Comments
Post a Comment